Tentang Virus

Viruses damage the hardware? Already been described by leading Indonesian hackers, S’to. Could be able to mix. The principle of software really. Instruct the machine is programmed to store data simultaneously and continuously until there is data overload, so the performance of specific hardware to be abnormal. If confused, inget overclock the processor is. If overclocking fails, is it the processor can be broken.
Creating a virus is actually not easy. First we must understand at least the Visual Basic programming language.
And i know my most viruses are made with VB. to the extent that the VM (virus makers) like to say: (Ck. .. vb vb again again) and this fact. One of the favorites again, using the programming language C. Brontok virus could also be transferred to C because the author probably already bored with VB … In addition to using High Level Programming as two examples above, there is also a VM that uses Low Level Programming Assembler32 like to make a virus.
Virus merusak hardware? Sudah pernah dijelaskan oleh hacker terkemuka indonesia, S’to. Bisa jadi bisa campuran. Prinsipnya dari software-software juga sih. Diprogram menginstruksikan mesin untuk menyimpan data secara simultan dan terus menerus sampai terjadi overload data, sehingga kinerja hardware tertentu menjadi abnormal. Kalo bingung, inget overclock pada prosesor lah. Kalo overclock gagal, ‘kan prosesor bisa jebol.
Membuat virus sebenarnya nggak gampang. Pertama kita harus mengerti bahasa pemrograman minimal Visual Basic.
Dan setau saya virus paling banyak dibuat dengan VB. sampai-sampai para VM (virus maker) suka berkata: (Ck… vb lagi vb lagi) dan ini fakta. Salah satu favorit lagi, menggunakan bahasa pemrograman C. Virus Brontok juga sempat dialihkan ke C karena mungkin pembuatnya sudah bosan dengan VB… Selain dengan menggunakan High Level Programming seperti 2 contoh diatas, ada juga VM yang menggunakan Low Level Programming seperti Assembler32 untuk membuat virus.


Then what is the strongest virus problem, the answer I think is a virus that most “stealth” and polymorphic (disguised). The last mentioned is a virus that trend again today (wow, like fashion aja … xexexexe). Polymorph can infect the network connected, either by LAN or WLAN (Internet) via a data sharing. He will multiply himself by name and other extensions on each computer. Made with any programming language, provided that the algorithm can be perfectly reliable virus. Unfortunately Indonesia virus is a virus that most full-featured display (hehe) so rather appear, usually with a specific message. no more the impression of “stealth”.
The battle between the virus was kill each process sepertinyanya each other. Who is the strongest? which has fewer bugs. Extra: i know my ‘inspiration’ making Brontok virus is from a virus bug “Hello Roro”, and “Memories”. So, in other words, the virus can kill the virus eagle Memories and Hello Roro.
Perhaps many who say that using Linux we will be spared from virus attacks. It’s true. But not always be safe, lha wong dah now there is a virus that makes Linux really. And again, Unix OS is the OS of the most vulnerable to attack by hackers exploid.
If I may say, there’s no 100% security on your computer even you using UNIX.
More security does not make more secure, better management DOES. Therefore, security is a process, not product. Regards ..

Adding Hopefully your insight.
Kalau masalah virus apa yang terkuat, jawabannya menurut saya adalah virus yang paling “stealth” dan polymorphic (nyamar). Yang terakhir disebutkan inilah virus yang lagi trend saat ini (wah,kayak fashion aja ya …xexexexe). Polymorph dapat menginfeksi dari jaringan yang terhubung, baik dengan LAN maupun WLAN (internet) via sharing data. Dia akan menggandakan dirinya dengan nama dan ekstensi yang lain di setiap komputer. Dibuat dengan Bahasa Pemrograman apa saja, asalkan algoritmanya sempurna bisa menjadi virus yang handal. Sayangnya virus Indonesia kebanyakan adalah virus yang lengkap dengan fitur display (hehe) sehingga suka muncul, biasanya dengan pesan tertentu. tidak ada lagi kesan “stealth”.
Pertempuran antar virus sepertinyanya adalah saling membunuh process satu sama lainnya. siapakah yang terkuat? yang memiliki bug lebih sedikit. Tambahan: setau saya ‘inspirasi’ pembuatan Virus Brontok adalah dari bug virus “Hallo Roro”, dan “Kenangan”. So, dengan kata lain, virus brontok dapat membunuh virus Kenangan dan Hallo Roro.
Mungkin banyak yang bilang bahwa memakai Linux kita akan terhindar dari serangan virus. Memang benar. Tapi tidak selamanya akan aman, lha wong sekarang dah ada yang bikin virus Linux kok. Dan lagi, OS Unix adalah OS yang paling rentan terhadap serangan exploid para hacker.
Kalau boleh aku mengatakan, there’s no 100% security on your computer even you using UNIX.
More security doesn’t make more secure, better management DOES. Karena itu, security adalah proses, bukan produk. Salam..

Semoga Menambah wawasan anda .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code class="" title="" data-url=""> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> <pre class="" title="" data-url=""> <span class="" title="" data-url="">

CommentLuv badge